Kamis, 27 Oktober 2016

"Menembus Langit" Pesawat tanpa awak AiXI LAPAN Diluncurkan Hari ini

Pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) AiXI yang menjalankan misi ekspedisi bertajuk 'Menembus Langit' akan diluncurkan di Balai Uji Teknologi, Pengamatan Antariksa dan Atmosfer LAPAN, Pameungpeuk, Garut.

 
Untuk memperlancar proses peluncuran menuju lapisan stratosfer, area sekitar lintasan UAV AiXI harus clear dari aktifitas penerbangan komersil dan non komersil pada Jumat (28/10/2016). Hal ini untuk mengantisipasi adanya gangguan terhadap balon udara yang mengangkut badan pesawat.

"Sesuai dengan prosedur radius 50 kilometer peluncuran dengan ketinggian 30 kilometer harus clear area. Tidak boleh ada aktifitas penerbangan lain di radius tersebut," kata Flight Director Ekspedisi Menembus Langit, Feri Ametia Pratama di lokasi peluncuran.

Feri mengaku untuk mengkondisikan hal tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan LAPAN selaku perwakilan dari pemerintah. Setelah itu, pihak LAPAN menyampaikan pesa itu kepada AIR NAV selaku pihak yang berwenang untuk mengatur lalu lintas di udara.

"Untuk perizinan ini kami sudah dibantu oleh LAPAN juga dari pihak pemerintah," ucap dia.

Peneliti Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN, Ginaldi Ari mengatakan clear area saat peluncuran dilakukan untuk mengantisipasi gangguan jalur penerbangan pesawat komersil dan non komersil. Mengingat balon udara tidak bisa terkontrol saat berada di angkasa.

"Karena balon tidak bisa dikontrol jadi khawatir mengganggu penerbangan pesawat penumpang. Jadi lebih baik clear dulu hingga misi ini selesai," ujar dia.

"Biasanya yang lewat sini pesawat menuju Australia," tambahnya.

Ekspedisi kali ini menggunakan balon udara sebagai pengantar badan pesawat UAV AiXI hingga ketinggian 30 kilometer. Setelah balon udara pecah, pesawat akan dengan sendirinya melepaskan diri dengan auto pilot control yang sudah dirancang khusus.

Perjalanan menuju stratosfer menggunakan balon udara diperkirakan memakan waktu 1 - 1,5 jam. Begitu pula saat pesawat setelah menjalankan misinya akan kembali dengan sendirinya ke bumi dengan estimasi waktu yang sama dengan peluncuran.

Ekspedisi menembus Langit bertujuan mendukung eksplorasi stratosfer dan mengembangkan riset aeronautika Indonesia. Nantinya dapat menjadi data acuan untuk mendukung penelitian lebih lanjut serta memacu percepatan teknologi keantariksaan nasional.

Data meteorologi yang didapat dari ekspedisi Menembus Langit dipakai untuk penelitian cuaca dan iklim Indonesia. Selain itu juga menjadi "Guide Book" perihal eksplorasi stratosfer mulai dari riset awal, metodologi, cara kerja, serta pengoperasian sistem menuju stratosfer.  (Detik)



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]